Sabtu, 14 Juni 2008

Membangun Kualitas Guru





Membangun Kualitas Guru
KEPEDULIAN Gubernur Sumsel, Ir. Syahrial Oesman, M.M., terhadap pembangunan pendidikan di Sumsel tidak hanya tampak dari dukungan bantuan kepada anak didik. Sesuai Undang-undang (UU) No. 14 Tahun 2005, Dinas Pendidikan Nasional Sumsel telah melakukan program peningkatan kualifikasi strata satu dan diploma empat.
Terhitung 2007, sekitar 10.000 guru diberi bantuan dana kuliah yang besarnya Rp 2 juta per tahun. Pada tahun 2008, jumlah guru yang mendapat subsidi dana pendidikan sebanyak 20.000 orang.
Data di Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumsel, kuota program kualifikasi guru per Kabupaten/Kota untuk PNS sebanyak 3.489 orang, non-PNS sebanyak 701 orang. Di samping itu, jumlah guru yang mengikuti program kualifikasi di Universitas Terbuka (UT) sebanyak 4.677 orang. Program kualifikasi tidak hanya berlaku di UT, tetapi dapat diperoleh di Perguruan Tinggi yang memiliki program kependidikan. Seperti FKIP Unsri, UMP, Universitas PGRI Palembang, Universitas Baturaja, STKIP PGRI Lubuklinggau, STKIP Setia Praja Nusantara Lahat, dan STKIP Pagaralam.
“Sementara ini, untuk guru program D II PGSD, sebanyak 2.250 orang, kualifikasi S1 PGSD sekitar 2.000 orang, Pascasarjana S2 sebanyak 78 orang, serta program kualifikasi S1 guru SMP/MTs sebanyak 704 orang,” kata Kepala Sub Bagian Program Diknas Sumsel, Drs. Sumardi Loes.
Pemberian subsidi peningkatan kualifikasi guru ini bertujuan mendorong tenaga guru untuk ikut meningkatkan kualifikasinya ke S1/DIV. Diharapkan, lewat program ini, mutu pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan akan lebih baik.
“Atas kebijakan Gubernur Syahrial Oesman, Pemprov Sumsel berhasil menjalin kerjasama dengan berbagai universitas, antara lain Universitas Sriwijaya dengan membuka program D3 Teknik Komputer Jaringan. Selain itu, Pemprov Sumsel berencana membuka Politeknik Energi di BLPT dengan merekrut siswa SMK terbaik di Sumsel sebanyak tiga puluh orang,” kata Sekda Pemprov Sumsel, Drs. H. Musryrif Suwardi, M.M.
Adapun sasaran program subsidi peningkatan kualifikasi S1/DIV pada periode 2007, sebanyak 4.677 orang setiap Kabupaten/Kota. Sementara sumber dananya berasal dari APBN tahun 2007.
“Perlu diketahui, tahun 2007, ada sekitar 10.000 guru ikut progran kualifikasi guru. Mereka kita beri bantuan Rp 2 juta per tahun. Nah, nanti tahun 2008, jumlahnya meningkat 20.000,” katanya. (*)

Tidak ada komentar: