Selasa, 24 Juni 2008

Helmi Yahya Motivasi Mahasiswa Sumsel Pemilik”Klub Sepakbola”

HELMI Yahya mengharapkan sekian juta rakyat Sumatera Selatan, khususnya kaum muda, dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di daerah ini. Jika dipercaya rakyat memimpin Sumatera Selatan mendampingi Syahrial Oesman, dia pun siap mewujudkannya.
Demikian dikatakan bakal calon wakil gubernur Sumatea Selatan Helmi Yahya di hadapan sekitar 700 peserta seminar “Peran Kurikulum Pendidikan di Indonesia dalam Menumbuhkan Motivasi Diri untuk Berkarya” di kampus STIE Musi, Jalan Bangau, Palembang, Selasa (24/06/2008).
“Ibarat sepakbola, kalian jangan bercita-cita ingin menjadi seperti David Beckham yang bergaji sekian miliar dalam seminggu, tapi jadilah pemilik klub sepakbola yang dapat menggaji banyak pemain seperti David Beckham,” katanya.
“Nah, Sumsel ini kaya, tapi kenapa kita harus bercita-cita menjadi pekerja, seharusnya kita berpikir bagaimana kita mengelola kekayaan ini sehingga kita betul-betul kaya,” lanjutnya.
Guna memotivator dan menyosialisasikan dirinya sebagai bakal calon wakil gubernur Sumsel yang diusung PDI Perjuangan, PKS, PPP, dan puluhan parpol lainnya, Helmi Yahya menghadiri berbagai seminar yang digelar perguruan tinggi di Sumatera Selatan.
“Saya saat ini menghadiri berbagai seminar di kampus-kampus di Sumsel, tidak lain untuk memotivasi kaum mudanya untuk maju dan menjadi manusia yang berkwalitas, bukan hanya dalam menguasai ilmu pengetahuan juga menerapkannya sehingga mereka menjadi sukses bagi dirinya maupun buat orang lain,” kata Helmi Yahya.
Di hadapan peserta seminar, baik dari kalangan guru, dosen, pelaku bisnis, dan mahasiswa, Helmi Yahya juga mengungkapkan beberapa hal menjadi orang sukses. Antara lain, mempercayai orang lain, bekerja keras, menerima masukan orang lain, dan tidak memiliki rasa malu selama itu tidak bertentangan dengan hukum dan etika.
Setelah seminar di kampus STIE Musi, Helmi Yahya melanjutkan membagi ilmu, pengalaman, visinya, dengan mahasiswa dan dosen di kampus Universitas Muhammadiyah Palembang, Jalan Ahmad Yani, Palembang. Beberapa hari lalu, Helmi Yahya tampil dalam acara yang sama di kampus IAIN Raden Fatah dan Universitas PGRI Palembang.

Tawaran Cerdas
Menurut sejumlah mahasiswa STIE Musi, apa yang dipaparkan dan ditawarkan Helmi Yahya sangat berguna, ”Kita menjadi bersemangat. Kita menjadi lebih optimistis menatap hidup. Kita harapkan dia nanti terpilih menjadi wakil gubernur Sumsel. Sebab, kita butuh pemimpin seperti dia. Muda, visioner, jujur, dan tentu saja cerdas,” kata Agung, seorang mahasiswa STIE Musi.”Terus-terang pikiran dan hati saya menjadi terbuka. Kalau dia memang terpilih (sebagai wakil gubernur), saya pikir Sumsel akan bertambah maju,” kata Rini. (*)

Sabtu, 21 Juni 2008

3.500 Orang akan Menggiring Bola Bersama Syahrial Oesman


PADA 24 Juni 2008 besok, sebanyak 3.500 penggemar sepakbola di Sumatra Selatan, akan menggiring bola bersama Syahrial Oesman.

Para peserta adalah laki-laki dan perempuan, berusia 17 tahun ke atas. ”Ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Kita bukan melihat jarak, melainkan jumlah orang,” ujar Ketua Umum DPP SO Fans Club Merki Bakri.
Sementara Ketua Pelaksana Launching SFC Fahlevi Maizano mengungkapkan, keikutsertaan massa SO Funs Club ini hanya ingin berpartisipasi dalam acara tersebut.” Teknisnya mungkin mereka akan menggiring bola dari Bundaran Parameswara menuju lapangan utama, jaraknya sekitar 400 meter,” katanya.
Terlepas dari keikutsertaan SO Funs Club, sambung Boy—sapaan akrabnya—segala persiapan-persiapan launching saat ini terus dilakukan. Bahkan, direncanakan pada saat acara berlangsung, pengurus SFC tidak akan memungut tiket masuk atau gratis. ”Apa pun risikonya, pada acara pembukaan nanti kita tidak menarik biaya masuk atau tiket," katanya.
Penghargaan MURI diberikan karena SFC merupakan satu-satunya tim atau klub yang mampu meraih prestasi dengan merebut gelar ganda dalam satu musim. ”Sepanjang PSSI berdiri sejak 1930 lalu,hanya kita yang mampu mendapatkan gelar ganda. Padahal, kita sendiri baru berdiri tiga tahun,” ujarnya dengan nada bangga.
Sementara Manajer SFC MC Bariyadi menjelaskan, masuknya SFC dalam rekor MURI karena beberapa alasan.Pertama, SFC adalah tim yang mampu meraih gelar ganda dalam satu musim,yakni Juara Liga Djarum dan Copa Dji Sam Soe. Kemudian, SFC juga tim tercepat meraih juara tersebut karena baru berusia tiga tahun.
Berdasarkan grafik, tahun pertama berdiri peringkat ke-9, tahun kedua peringkat ke-6, dan tahun ketiga langsung meraih juara ganda. ”SFC juga tim yang sarat dengan penghargaan. Kami dapat gelar pemain terbaik, pelatih terbaik, tim fair play, ditambah lagi manajer yang pertama kali menangani tim langsung meraih gelar ganda," katanya. (*)